tanyanya lagi, membuyarkan lamunanku.I Iya baru saja berangkat Oooowwwh.. Bokeb Kakiku melangkah ringan menuju belakang rumah, lalu kuputar gagang pintu dapurku. Ah biasa aja mbak potongnya. Aku terhanyut oleh auranya. Dengan gerak super pelan, aku mencoba berdiri, memasang telinga, untuk mendengarkan, mungkin saja ia masih ada di dekat jendela. Iya cd putih yang ada rendanya kali aja mas tau soalnya khan mas yang mindahin semua baju kotor aku pancingku.Aku tatap wajahnya, mencari tau, apa akan yang ia lakukan setelah mendengar pertanyaanku barusan.Terlihat ada sedikit keterkejutan yang tersirat di wajah mas Manto namun langsung saja hilang, dan berganti lagi dengan raut wajah yang tenang.Hmmm yang mana ya?




















