Gw masih berdiri di tepi ranjang, mencoba mengatur nafas. Bokeb Vagina yang sudah sangat basah itu mengeluarkan bunyi yg cukup kencang ketika penis gw memompanya. Akhirnya gw sorot Cindy yang terus melenguh. namun terlambat, Sam menengadahkan kepalanya dan dengan cepat gw menarik tangan gw dari dada Cindy. Gw sembunyikan trolley di ruang pantry, kemudian memasang tanda “privacy” di pintu, dan menguncinya. Ga mau kehilangan momen gw langsung menyorot vagina Cindy, tangan kiri gw meregangkan paksa kaki Cindy. Kini mereka berdiri tepat berhadapan dengan gw. Terlihat sangat jelas vagina pink merekah itu sudah sangat basah, entah liur Sam atau memang dari cairan vagina Cindy.“sayaang kiss me” cindy tetiba merajuk. Ga ada respon apapun seperti menutup kakinya, berarti memang boleh, dan tanpa buang waktu gw memasukan jari tengah gw ke liang vagina Cindy. Gw kemudian nyorot tubuh Cindy, dari dada turun hingga atas vaginanya.




















