Kulihat jam sudah menunjukan pukul 18.00 dan perutku sudah mulai lapar. “Sama pacar?” tanyaku lagi. Bokep Tante “Boleh aja, asal bisa tahan lama,” kataku.Nani membuka pakaiannya sambil melenggak-lenggokkan pinggul layaknya seorang penari striptease. “Sendiri?” tanyaku. “Oke, silakan tunggu di kamar 30 dan 31!” jawab wanita itu sambil memberikan kunci kamar nomor 30 kepadaku.Sambil berjalan menuju kamar 30, aku sempat mendengar suara desahan nafas yang sangat kuhafal karena sering menonton film biru. “Bless….” dan, “Ah…” Putri mendesah sambil memejamkan matanya. “Sendiri?” tanyaku. Selang agak lama berbincang-bincang Erika mulai meraba-raba dadaku dan memberikan ciuman kecil pada pentilku. “Nggak ada,” kataku.




















