Aku memberanikan diri memohon. Maklum kan manten anyar? Bokep Korea Tapi Mbak Narsih dengan marah memaksaku menyabuni bukit kembarnya itu. Keadaan dia, dua tangannya nyaris nggak bbisa pegang apapun. Jadi aku dan Mas Pras lahir dari ibu yang berbeda. Untungnya aku sudah biasa membantu Ibu ketika beliau masih ada. Gigiku gemeletuk seperti kedinginan. Mau bilang nggak, pasti dia tau kalau aku bohong. Pasti panas dan perih, aku tahu itu. Enak di sana ya? Menyabuni ituuu? Ayo, buka daster yang terbakar ini. Untung ada pahlawan kecilmu. Dia adalah anak ayah dari isteri pertama. Maka aku harus hati-hati kalau ngomong atau bertanya sesuatu. kenapa setiap aku remas ujung susunya, Mbak Narsih memejamkan matanya. Mbak Narsih galak, kan? Baru satu sendok aku makan, terdengar suara dari kamar mandi, Hooeeeek Aku berhenti makan dan berdiri bimbang, harus apa aku?




















