Bagaimana denganmu?” bisikku merapatkan bibirku ke telinganya agar ucapanku tidak kedengaran orang yang ada di belakangku. Bokep Mama Sayang harapanku agar ia berpakaian seperti kemarin tidak terwujud, sebab ia sudah pakai celana dalam, tapi rok pendeknya sedikit terangkat keatas.“Jangan Kak, nanti dilihat Tukang Becak dan melaporkan sikap Kakak” bisik Nidar dekat telingaku ketika kuletakkan tangan kananku di atas paha kirinya yang tidak terbungkus tanpa kusadari kalau di belakang kami ada orang lain yang bisa saja memperhatikan seluruh tingkah lakuku.“Oh yah, maaf, aku nggak sadar” jawabku seolah tersentak sambil kutarik tanganku dari paha Nidar. Nidar hanya diam, malah semakin merebahkan kepalanya ke bahuku tanpa sadar lagi kalau ada tukang becak di belakangnya.




















