Dan entah berapa lama aku membaca, aku pun akhirnya terlelap. OHH GOD.. Film Porno Mbak.. Mas Aris juga perkasa, soalnya Mbak berkali-kali keluar kalau lagi join sama masmu itu” sahutnya.“Terus, kok keliatan puas banget? Tapi aku sadar itu tak mungkin terjadi. dan..“Mbak Aufa..jangan”, pintaku sambil aku menarik tubuhku.“Ndrew..” sahut Mbak Aufa, setengah terkejut.“Maaf ya, kalau tadi aku marah-marah. Rupanya Mbak Aufa sedang baca novel sambil tiduran. takut.. Ndrew.. Dan, Ya Tuhan, Mbak Aufa sudah melepas CD nya. Aku merasakan pantatnya sedikit tersentak. Wah, pasti dia capek banget, pikirku.Saat aku beranjak dari tiduranku, hendak pindah kamar, aku terkesiap. Jadi tidak beda jauh amat dengan mereka.Apalagi kata Mbak Aufa, aku sudah lama sekali tidak berkunjung ke rumahnya. Kuperkirakan ukurannya 36B. Alamaakk.. Jrruuoott… jrroott… srroott..“Mbaakk.. Crroott… ccrroott.. Akupun segera menyetel VCD dan berbaring di karpet, sementara Mbak Aufa asyik dengan novelnya.Entah karena lelah atau sejuknya ruangan,




















