“Jangan…jangan…TOLLOOOOONGGGG….” Maudy menjerit histeris. Maudy dihempaskannya begitu saja ke lantai mobil. Bokep SMA Lagi, Maudy kembali harus menelannya. Angkat kaki lu, ngangkang!” lanjut lelaki satunya sambil mulai menarik paha kanan Maudy ke atas. “Sabar….semua dapet bagian…he…he…” kata si pemegang belati. Apalagi, dari posisi duduknya, ia tak bisa melihat leluasa keluar. Kedua mata Maudy tampak basah oleh air mata.Maudy agak lega ketika tubuhnya ditarik hingga ia kini duduk. Tubuhnya menggigil ketika sebilah belati tajam ditempelkan ke leher jenjangnya. BUKTI!!!” bentak lelaki itu. Puluhan helai rambut kemaluan Maudy kini berada di genggamannya. BUKTI!!!” bentak lelaki itu. “Siarannya jam berapa Mbak?” lelaki berjaket kulit di belakang menyapanya. Maudy panik, ia mencoba membuka jendela, tapi gagal. Maudy terdiam, putus asa… *** Maudy tak tahu lagi kemana mobil ini berjalan. Maudy menahan napasnya ketika merasa ujung belati menekan tepat di ‘pintu’ kemaluannya. Maudy meronta-ronta, kedua kakinya menendang-nendang, saat




















