Di tengah rasa takut yang amat sangat aku justru merasa horni karena ulah tangan nakalnya. Bapak itu ternyata bernama pak Jun. Bokep Cina Piring bekas ku makan tadi dia ambil. Aku terkejut dengan apa yang aku liat. Tiap sesudah muntah aku malah melirik mereka dan tersenyum. Tubuhku yang selama ini aku rawat, yang tidak ada lecet sedikitpun, kali ini dengan kerelaan hati dibikin lecet. Tapi tidak, dia beneran ingin membunuhku, lalu memakanku.Pak Jun ternyata tidak sendirian. Namun aku menyukai semua yang mereka lakukan padaku tadi. Pasti ini pemandangan yang begitu indah dimata pria kanibal pecinta daging wanita seperti dia. Perasaanku kembali campur aduk. Darah memenuhi setiap sudut ruangan. Memikirkan diriku amat dipuja sampai mereka ingin memakanku benar-benar membuatku jadi horni. Mereka membiarkan aku muntah-muntah mengeluarkan sisa air yang masih ada di tubuhku.




















