Tubuh kami berkeringat dengan sedemikian rupa dalam ruangan mobil yang mulai panas, namun kami tidak peduli, kami sedang merasakan nikmat yang tiada tara pada saat itu. “Ngapain”
“Lihat laut, ngedengerin ombak, ngapain aja deh. Bokep Cina Ngantuk. Tanganku memegang dadanya, meremasnya dari balik kaos tipis dan bhnya. “Kemana?”
“Rumah. Waktu teriak, ikutan teriak. Ancol! “Kemana?”
“Rumah. Tadi ikut-ikutan teman-temannya saja. Tiba-tiba Mikha mencium pipiku. Dari situ aku tahu dia sekolah di sebuah SMA di daerah Bulungan, kelas 2. Mikha meminta satu rokokku. Aku pun merasakan nikmat yang luar biasa. Enakan sama kamu. “Mikha! Hangat. Sesekali kurasakan jari jemari Mikha merenggut rambutku, sesekali kurasakan tangannya mendekapku dengan erat. Aku rasakan hatiku tergetar, bibirku pun kurasakan bergetar, begitu juga dengan bibirnya. Aku maklum, karena tahu latar belakang pemimpin yang mereka maksudkan itu.




















