Kakinya aku angkat, lalu kuletakkan di pundakku. “Ini Mbok bekicotnya, biar luka Mbak Tika cepat sembuh”. Bokep Arab udah belum..! Aku memang termasuk laki-laki yang suka merawat tubuhku. memeknya Tika diapain.. mau ngapain lagi.. ahh.. sakiit..” Langsung aku peluk Tika, kuciumi wajah dan bibir mungilnya. Jadi ya wajar kalau spermaku kental dan agak amis.Kemudian aku peluk bidadariku kecilku ini dan sesuai janjiku dia aku kasih es krim rasa vanilla. Aku peluk dia dan aku cium dengan mesra Tika, si gadis kecilku. memeknya Tika diapain.. memeknya Tika diapain.. Dan akhirnya.. “Aduuh.. ya gituu.. ahh..”
“Ndoroo.. Kata temen-temen sih, aku termasuk orang yang memiliki jiwa sosial yang tinggi.“Tika dan juga kamu Intan makan yang banyak ya.. Setelah agak reda, aku lumat-lumat bibir mungilnya. auuhh.. ayo aku antar ke kamar mandi”.Tika kemudian aku ajak pipis ke toilet di kamar tidurku.




















