Dikantor, ruangan aku dan ruangan bos ku berdekatan.Beliau berusia 46 tahun, berbadan tegap, dan berbulu.Jantan sekali.Kami bertemu tiap hari, dan setiap transaksi, kami selalu melakukannya berdua. Setelah itu kami tidak berkata2 lagi sampai balik ke kantor. Sex Bokep ” kamu sudah sarapan..?”Bapak lanjut bertanya. Aku hanya diam.Sesaat kemudian, Bapak makin berani, kali ini dia mengelus pahaku dari balik celana jins ketatku. Kemudian aku berdiri mengangkangi Bapak yg duduk dikursi.Pelan2 kutuntun penis Bapak mengarah ke vaginaku yang sudah basah..memerah dan tembem.. “Pagi pak….”tegurku sepeti biasa. Tidak jarang Bapak juga mengajak ku makan siang diluar. Akupun senang jika ada lelaki yang memperhatikan tubuhku.Suatu hari, ketika kami berangkat ke bank, di dalam mobil Bapak berbicara tentang bisnis, dan semuanya.




















