“Tidak semua kamar ada cerminnya. Film Porno Ennggh..” katanya.Kupotong kata-katanya, “Anto,” sahutku.“Ya, Mas Anto. Kesan yang timbul padaku, bahwa ia pun menyukaiku lebih dari sekedar PSK dan pelanggannya.Beberapa hari kemudian, pada suatu siang aku lewat Tanah Abang lagi. Cerita ini mengenai seseorang gadis yang merupakan kenalanku dia seorang PSK aku bisa kenal dengannya karena aku iseng iseng maen di lokalisasi tak taunya kita saling bertukar nomer telepon, saat itu aku masih kuliah dan tak menyangka kita bertemu di daerah Cideng saat sore hari, karena aku haus maka dari itu aku cari tempat café unutk memesan minum sekaligus istirahat sebentar.Saat memesan dan aku duduk di kursi dengan dandanan yang tidak mencolok tidak ada hiasan apapun di wajahnya aku melihat wanita itu sepertinya kita pernah bertemu tapi aku lupa dimana aku duduk didepannya, saat menyeduh minuman tak lama kemudian wanita itu menyapaku.




















