“Lidya ulang tahun. Apalagi oleh sesuatu yg aku sukai. Bokep Asia Seperti ada denyutan yg hangat. Begitu dekatnya sehingga aku bisa merasakan kehangatan hembusan napasnya menerpa kulit wajahku. Namun Lidya malah menaruh hati padaku. Entah kenapa, mungkin badan Bapak besar dan tangannya ditumbuhi rambut-rambut halus yg cukup lebat. Memandangi Lidya yg sudah rapi berpakaian. Aku benci dgn suaminya. Namun aku tak tahu apa yg membuatnya kecewa.“Ada apa, Lin?”, tanyaku tak mengerti perubahan sikapnya yg begitu tiba-tiba. Namun tetap saja aku tak merasakan sesuatu.Dan tiba-tiba saja Lidya mencium bibirku. “Iya.”
“Memangnya ada apa?” tanyaku lagi. menjambak rambutku, dan membenamkan Wajahku ke dadanya. Hubunganku dgn Lidya memang akrab sekali, meskipun tak bisa dikatakan berpacaran.Seperti biasanya, setiap hari Sabtu sore aku selalu mengajak Bobby, anjing pudel kesayganku jalan-jalan mengelilingi Monas.




















