Pantatnya kulihat naik turun dengan teratur. Aku sudah sangat ketakutan semua ini suatu saat terungkap. Film Porno anu..” katanya dengan ragu-ragu.“Ada apa kang?” tanyaku semakin penasaran sambil menatap wajahnya lekat-lekat.“Anu.. kalau saja Akang dari dulu tahu. Ia ersenyum penuh kemenangan. Ia marah dan menarik kedua kakiku hingga aku terlentang di ranjang. Kulumanku semakin panas. Saat kumenoleh kebelakang aku bisa melihat bayangan pantatku bergoyang-goyang sementara kontolnya terlihat keluar masuk memekku. Kulihat batangnya bergelantungan, ujungnya menggesek-gesek mulutku. Ia memang seorang lelaki yang benar-benar jantan. Kujual semua hartaku, termasuk rumah tinggal, sawah dan ternak-ternak milikku untuk modal nanti di kehidupanku yang baru.Kecuali mobil karena kuanggap akan sangat berguna sebagai alat transportasi untuk menunjang kegiatanku nanti.




















