Ermita berdiri telanjang bulat dengan kedua tangan di selangkangan sewaktu aku buru-buru menanggalkan pula seluruh pakaianku. Terus kuangkat tubuhnya dan melangkah hendak kupondong ke kamar tidur. Bokep SMA Aku memang hanya tinggal sendirian di rumah kontrakan tiga kamar yang cukup besar ini. Kulihat airmatanya keluar. Restroom bowl penuh darah.Kularikan dia ke dokter kandungan terdekat. Untuk sayur dia membantu memotong-motong tomat dan kol mentah.Kami makan tanpa banyak bicara. Bibirnya yang merah karena merica rendang tampak semakin sensual dan menggairahkan. Dan bank-nya tadi sudah tutup. Akupun merayap naik di atas badannya. Aku sudah tidak tahan lagi. Aku tak mau terperosok kedalam kerangkeng yang sama sekali tidak aku kehendaki. Atau kubawa dia ke Singapura?“Apa maunya kamu, Ermita?”, tanyaku setelah diam beberapa lama.“Digugurkan supaya saya bisa sekolah lagi dan ujian dua bulan lagi”, dia tersengguk lagi.“Tapi kamu kan sudah diberhentikan?”, tangisnya makin keras.




















