Biarlah Untuk sementara kusimpan sendiri kepedihan hati ini.Dengan alasan hendak ke rumah teman, aku mandi dan membersihkan diriku (lagi). kamu sendiri kenapa kemari? Bokep ibu memanggilku dan diajaknya bicara secara khusus.Begini Cyn, kata ibu waktu itu. Kios masih buka dan adik yang menjaganya. Kemudian ia membuka pakaiannya sendiri. Sesuatu yang belum pernah kualami sebelumnya. Rasa puas dan kenikmatan yang sama sekali tak bisa aku pahami.Aku sendiri tidak tahu bagaimana bisa terjadi, tetapi kadangkala aku justru rindu dengan perlakuan Pak Herman terhadapku itu. Lamalama mereka jadi akrab dan lebih banyak ngobrolnya daripada minum jamu. Ibu tidak curiga dan sama sekali tidak mengira kelau kepergian suaminya sebenarnya tidak ke kantor, melainkan kembali ke kios untuk nemperkosaku.Waktu itu sudah pukul sepuluh malam dan kios sudah lama aku tutup.




















