Sebaiknya kita dengarkan diam diam deh”, bisikku lagi.Kemudian kami berdua menajamkan pendengaran, dan tak lama kemudian aku mendengar suara desahan perempuan. Bokep Crot Aku tenang saja, toh tak ada orang di sini, setidaknya itu menurutku. Tentu saja aku yang masih dilanda orgasme makin keenakan.Aku akhirnya mengalami multi orgasme, tubuhku terus mengejang hebat sampai aku kelelahan, orgasme yang susul menyusul terus melandaku. Beberapa saat kemudian aku cukup shock. Dan Jenny memandangku dengan tatapan yang membuat aku bergidik.“Jen… kamu mmph…”, kata kataku tertahan karena Jenny sudah melumat bibirku dengan sangat bernafsu.Tak butuh waktu lama, aku terlarut dan memejamkan mataku. Aku berjalan ke tempat duduk sambil melamun.Ketika aku sudah duduk di sebelah Jenny, aku dikagetkan oleh cubitan Jenny.“Eliza.. Dan penis itu masih mengaduk liang vaginaku dengan liar tanpa ampun. Dan aku jadi melamun sampai akhirnya bel pulang sekolah berbunyi…***




















