Mengobati Obsesi Kai Dengan Kenikmatan Tak Terlupakan Pertama Kali

Sayang. Sex Bokep Akhirnya Chie berhasil mendapatkanku. Namun aku tak tahu harus tertawa ataukah menangis mendengar sindiran itu. “Ray, aku menyayangimu.”
Ah, Chie. Itukah sebabnya kamu diam saja mendengar selorohanku tempo hari? “Ray…”
Chie mengerang lirih saat batang kemaluanku menusuk liang kemaluannya. Aku yang pantang bercinta dengan perek dan pelacur. Berteriak-teriak protes di sisi kupingku, karena menurutnya, seandainya saja saat itu tidak ada rencana yang sudah terbentuk, ia pasti sudah melayangkan bogem mentahnya ke rahangku. “Chie, sudahlah.”
“Ray, Papa udah nggak ada.”
Kuusap belakang kepalanya, menekan tengkuknya, berusaha melegakannya. Itulah Chie. “Yang tadi itu,” kata Chie.“Chie, bagiku keperawanan itu sama saja bagi semua orang.

Mengobati Obsesi Kai Dengan Kenikmatan Tak Terlupakan Pertama Kali

Related videos