Rok yang akan menampilkan sepasang kakiku menjadi sedemikian indah, yang kuyakini akan dengan cepat meruntuhkan para lelaki pecinta waria atau para homo.Rok itu kusembunyikan di tempat paling rahasia di lemari pakaianku. Mereka sopan, mengajakku mengobrol, terkadang berbisik ke telingaku. Film Porno Dan dari semua muntahan spermaku, selalu dia minta padaku agar tidak dimuncratkan ke tempat lain kecuali ke mulutnya. Kuganti rokku dengan celana pendek, blusku dengan T-shirt, hingga aku kembali menjadi Norman, staf akunting dari sebuah perusahaan di Jakarta yang sedang bertugas di kantor cabangnya di Surabaya.Aku kembali ke hotel untuk tidur. Aku dari Jakarta. Sementara itu aku masih ingin menikmati penampilanku sebagai Lisa Ramon di Jalan Irian Barat itu. Aku ingin melihat diriku yang lain dalam kostum yang berbeda, Lisa Ramon pada malam yang ke-dua di Jalan Irian Barat Surabaya.Aku pilih rok terusan dengan kain yang lembut berwarna hitam, dengan tali kecil




















