Ia lalu berkata, “Ini kan hari minggu buat apa cepat-cepat pulang. Mei Mei lalu menyumpal mulutku kembali dan keluar kamar. Bokeb Kedua ujung tali kemudian di ikat mati olehnya sambil terlebih dahulu ditariknya keras-keras. Tanpa menunggu lebih lama agi, kuhampirinya dan kusapa.“Hallo, apa kabar, sendirian aja ya?”
“Ya. Kamipun lalu ngobrol-ngobrol dan ketawa-tawa seolah-olah kami sudah kenal lama. Aku tunggu lho..”
Tak kusangka jam pada saat itu menunjukkan pukul 10 pagi. Ada sesuatu yang aneh lainnya yang kurasakan. Lagipula aku masih pengin melihat kamu seperti ini. Kamu sekarang aku culik dan akan kujadikan budakku. Sekarang aku lagi mau having fun”
Dahiku berkerut memikirkan apa kiranya yang dimaksud dengan “having fun”. Kedua ujung tali kemudian di ikat mati olehnya sambil terlebih dahulu ditariknya keras-keras. “Selamat pagi, gimana kabarnya. Sambil menonton TV, Mei Mei memainkan kembali kedua kakinya pada badan dan kepalaku sambil sekali-kali menendangku, tapi tidak




















