Sejenak Ibu Diva terdiam, memandangku, mempererat pelukannya dan seakan enggan melepaskannya.“Bu, eh..Mbak, udah dong, malu ntar dilihat orang” KatakuDia pun melepaskan pelukannya, dan kami menuju ke mobil dengan keadaan Ibu Diva sedikit pincang kaki nya. Bokep Tante ” jawabnyaIbu Diva mencoba duduk, kulihat cairan spermaku meleleh keluar dari lipatan memeknya yang lalu di usapnya dengan selimut.“Aku keluarkan di dalam tadi, Mbak! habis enak dan ngga bisa nahan lagi, ngga jadi anak khan nanti?” Tanyaku“Enggak, santai saja, sayang!” Katanya manja sambil mencium pipiku“Emm..,Mbak!” Tanyaku“Apa sayang?” Jawabnya“Kapan-kapan boleh minta lagi, nggak?”“Anytime, anywhere, honey!” Katanya sambil memelukku dan melumat bibirku.Setelah kejadian itu, tiga hari berikutnya aku menikmati servis istimewa dari Ibu Diva untuk lebih mengeksplorasi ramuan kenikmatan dengan berbagai gaya yang diajarkan olehnya, bahkan masih berlangsung hingga saat ini.Pada mulanya anaknya yang kuincar menjadi cewek ku, ternyata malah mendapat layanan plus yang memuaskan dari ibunya.




















