“lo masih punya pacar yah waktu kita nikah” kucoba untuk membuka mataku pelan-pelan, kutatap wajahnya yang kini sangat dekat denganku, posisi tubuh Nadia sudah menindih sebagian tubuhku“nggak,, emang napa?” tanyaku balik“penasaran aja, abisnya lo dingin banget..serem tau” jawab ida sambil tersenyum kecil“gue cuman kaget aja, keadaan berubah drastis banget” ujarku“ohh… gue kira lo jeruk makan jeruk lagi…” sambung wanita itu“ahh….lo kate gue maho?” jawabku bercanda, tangan Nadia perlahan mulai memelukku perutku dan mulai lah dia menutup matanya“abisss…..” cekikik Nadia memenuhi ruangan ituKarena tidak bisa lagi menahan kantuk akhirnya kami berdua tertidur sampai pagi, hanya tertidur tanpa melakukan sesuatu. Namaku ****, karena merupakan anak satu-satunya , kedua orangtuaku sangat ingin cepat-cepat memiliki cucu darikuWanita itu namanya Nadia, dia seumuran denganku dia juga bekerja di salah satu perusahaan swasta sebagai general manager. Bokep Jilbab/Hijab Kurasakan seperti ada yang mencongkel keluar jantungku dengan pisau yang sangat




















