Aku cuma tertawa saja, “Da serius, kalau bener bisa dibayar…” evan menghentikan kalimatnya “Kenapa lo mau bayar gw?” kataku cepat..Evan tersenyum dan mengangguk, “Van..buat lo gratis..” jawabku cuek. Link Bokep Namun perlahan tapi pasti Evan malah mendekatiku.Evan mencoba memanggil namaku, nampaknya ingin membangunkan atau hanya ingin mengecek saja. Waktu hampir sampai Evan memintaku membenarkan pakaianku. Ia membelai seluruh jengkal tubuhku tapi dengan lembut sekali, berbeda dengan ketika di mobil tadi. Aku sampai dipanggil kepala sekolah. Ketika aku sedang tersenyum Evan balik lagi dan memergoki ku sedang tersenyum tersipu..lalu dia berkata lagi “haha..lo seneng ya?, ah..nice butt too” lalu dia pergi lagi. Ketika kembali ke tmp tidur, Evan melihat bercak darah kevirginanku. Namun tanpa kusangka-sangka bapak-bapak di depanku membuka lebar pahaku, dan yang satunya menarik rokku naik, aku berteriak sedikit.Lalu aku mengetuk mikrolet tanda aku ingin turun.




















