Aku yang “barang” baru di tempat itu agaknya yang paling laris digilir. Bokep Cina Bimo membuka pintu sedikit lalu kepalanya tengok kanan-kiri. Ya, sambil makan minum dan cekikin kami melihat adegan film. “Kayak Sari deh. Ugh. Dengan berat hati aku pamit kepada teman-teman kostku dengan janji sekali waktu akan datang ke situ. “Kamu siapa?” aku mulai curiga. Di layar kaca terlihat seorang cewek dikerjai 3 orang sekaligus. Silahkan makan dan minum sepuasnya sambil nonton film kesukaan kita.”
Lalu berbareng kami mulai mengambil makanan yang tersedia di situ. Untung aku sudah pengalaman dengan keluarga Pak Anand sehingga hal semacam ini tidak mengejutkanku lagi.










