Karena pintu sebelah ku tadi dalam keadaan terbuka dan ditambah lampu yang menyala walau agak redup membuatku dapat mengamati dengan jelas apa yang dilakukan oleh si Karim….Si Karim terlihat bingung…dia berdiri didepan kap mobil, mungkin dia kaget bercapur girang ketika aku tinggalkan dia berdua dengan istriku yang masih pulas. Bokep Montok Aiih kau Karim…pura-pura pula orang ini….menegangkan ototnya kau tadi….bukan mengendurkan….harusnya kau terima kasih padaku ..sudah diberi cuma-cuma menikmati bini gua…kataku dalam hati.“Sebentar pak…aku kencing dulu yaa pak….dan lanjut aku habiskan rokok sebatang ini dulu pak..maaf pak…setelah itu kito berangkat….” sambungnya denga logat Palembang yang kental, sambil mengambil rokok dari tas pinggangya.Aku menuju kemobil…aku perhatikan kembali tubuh istriku yang masih terlentang di jok mobil.










