Yah.. Bokep Viral Terbaru Mau khan?” katanya berbisik. “Jangan terlalu besar suaranya Nif, nanti kedengaran orang”
kata ibu. Kerja apa saja asal halal.Setelah dua hari aku bergaul dengan orang-orang terminal,
akhirnya ketemu dengan seorang tukang batu yang waktu itu sedang merenovasi
tembok dan ruang tunggu para penumpang. Akhh.. Aku ditawarkan gaji Rp.2.000/hari tanpa ditanggung
makan dan penginapan. Entah apa maksudnya,
tapi kelihatannya ia cukup menikmati.“Nif, anggaplah ini hadiah penyambutan dariku. “Membantu bagaimana yang ibu maksud?” tanyaku penuh ketakutan. Aku segera duduk di
pinggir tempat tidurnya, lalu secara pelan dan hati-hati menyentuh kepalanya
bagian belakang, terus turun ke leher belakangnya. “Oh yah, masuk saja dulu makan nak, siapa tahu temanmu itu
belum makan malam” katanya pada si sopir itu sambil mempersilakan kami masuk ke
ruang dapur.Ayo Nif, kita sama-sama makan dulu baru ngobrol lagi”
ajakan si sopir itu seolah ia sudah terbiasa di rumah itu. Karena
aku tidak punya kenalan di Kota Makassar, maka aku terpaksa




















