Tidak lama setelah Ellyn pergi, telepon rumah berdering. Aku menjawab dengan sedikit menggoda “Bener nih mau jagain kakak? Bokep Indo Live Apalagi kaos yang aku pakai saat itu longgar, sehingga pemandangan tersebut pasti membuat mereka menelan ludah. Suasana ruangan yang tadinya ramai oleh obrolan kami berempat mendadak menjadi sepi. Ellynnya ada Kak?” jawab salah satu dari mereka. Pada awalnya obrolan kami hanya di sekitar kegiatan kampus mereka saja. Selagi mengobrol, terkadang aku menangkap mata mereka melirik ke arah dada dan pahaku.Tapi karena mereka adalah teman-teman adikku, maka aku berpikiran positif saja. “Kakak serius banget sih nontonnya tadi?” ledek Indra. Ruang tengah itu menjadi hening karena semua terpaku pada layar TV.




















