“aman deh,kalo gini kan ngaceng gak begitu kliatan”pikir dirgo sambil tersenyum mesum.Bergegas dirgo ke belakang,nampak ibunya sedang merendam baju baju kotor ke dalam sebuah ember plastik besar.Halaman belakang rumah dirgo sudah dipagar tembok setinggi 2 meter,dan sebuah sumur dengan kerekan ada di sudut kanan dimana atikah ibunya sedang mencuci baju disitu,rimbunan pohon mangga membuat tempat itu selalu sejuk walaupun matahari mulai bersinar terik. Bokep Crot “sudah pak”jawab dirgo,dirgo masih ingat betul peristiwa naas 2 minggu lalu,siang itu panas terik,dirgo sedang menyiram halaman rumahnya yang berdebu ketika sebuah truk pasir melintas kencang dan melindas sebuah botol kratingdaeng”dokk!!” dirgo yang berdiri tegak di pinggir jalan semula tak begitu perduli sampai akhirnya ada rasa perih di selangkanganya ketika menengok ke bawah celana kolor yang dipakainya telah bersimbah darah.Sontak ia berteriak minta tolong ibunya.Lebih parah lagi ibunya langsung pingsan melihat anaknya berdarah darah,untunglah ada 2 orang tetangganya










