Jangan-jangan ini cewek simpanan, pikirku.Sambil aku berkeliling, Ayu berkata, “Mau minum apa Ton?”“Apa saja lah, asal bukan racun.” kataku bercanda.“Oh, kalau gitu nanti saya campurin obat tidur deh.” kata Ayu sambil tertawa.Sementara ia sedang membuat minuman, mataku secara tidak sengaja tertuju pada rak VCD-nya, ketika kulihat satu persatu, ternyata lebih banyak film yang berbau porno. Wah, ternyata lumayan juga, masih padat dan kencang, walaupun tidak begitu besar. Bokep HD Geli-geli nikmat..!”“Udah ah, jilati aja memek aku Ton..!”“Oke boss.., siap laksanakan perintah..!”Langsung saja kubuka paha lebar-lebar, tanpa menunggu lagi langsung saja kujilat-jilat klitorisnya yang sebesar kacang kedele. Lumayan dekat dari tempat kerjaq di Roxymas. Ketika sampai di restorant tersebut, aku langsung pergi ke wc dulu karena aku sudah kebelet. crett..




















