Dia memandangiku yang masih berlinang air mata. Bokep “Erik sudah pulang!!”, pikirku senang.Aku pun berlari keluar kamar untuk menyambutnya. Ya kan, setan cilik?”
Mukaku bersemu merah, tapi terlalu takut untuk berbicara, tubuhku bergetar hebat. Kenapa katamu?! “Panas..badanku terasa panas..Erik..” pikirku dalam hati. Tiba-tiba, Erik menarik gaunku dengan sangat kasar sehingga menjadi robek. Maria” Erik melemparkan senyum yang berbeda dari kemarin. Aku terlalu malu untuk memandang wajahnya.“Aku rasa, kamu sudah siap untuk permainan selanjutnya..”
Erik tertawa kecil, sedikit kemarahan masih tersisa pada dirinya. pilihanku memang selalu tepat”, gumamnya. Dan aku bisa tahu apa yang terjadi di dalam sana. Erik terus berlanjut menciumku, aku bisa merasakan lidahnya memijat lidahku. “Ya Erik..aku adalah milikmu.



















