Cukup sepong saja!”, aku menolaknya. “Ya sudah…”, balas Candra lalu membuka kunci pintunya kembali, “Silahkan kembali ke kamarmu…”, dengan nada sedikit mengancam membuatku ketakutan.Sial, aku tidak bisa berbuat apa-apa, hatiku bergejolak kuat, ingin rasanya aku menangis. Bokep Ojol Apalagi aku tahu, Mas Wahyu seorang polisi, itu akan menjadi aib baginya jika video kami tersebar.Candra melahap bibirku seperti orang yang kerasukan, kurasakan ludahnya sudah banyak masuk ke dalam mulutku. Aku pun terpaksa membuka mulutku, dan membiarkan penis besar itu masuk ke dalam mulutku.“Ahhh….”, desah Chandra merasakan nikmat. Hingga malam aku terbangun, baru saja jam 19:45, aku mendengar suara sms, entah itu dari Mas Wahyu atau Chandra. Candra juga entah telah menggunakan obat apa yang membuatnya bisa setangguh ini.“Lu mau cobain ga bro?”, tanya Candra kepada Dwi. Aku sedikit ogah untuk membukanya, namun kembali terbesit ancaman Chandra yang akan mengupload videoku, aku pun terpaksa melihat




















