Dia itu kan kelas atas sementara aku karyawan biasa. Bokep Montok Kami pun berpelukan dan berciuman lagi. Dan.. Bu nita hanya terdiam mengikuti sensasi yang kuberikan. Rupanya tingkahku itu diperhatikannya.Kami berpandangan lama, sayadi tempat duduk sedangkan Bu Nita dibibir tempat tidur. kamu hebat sekali”, bisiknya lirih. kamu duluan aja, kita ketemu disana”, kata Bu Nita. Kupikir dia kesakitan, tapi ternyata tidak. Namun sebagai bawahannya langsung aku cukup mengerti beban posisi yang harus dipikulnya sebagai pemimpin perusahaan. Masak sih Bu Nita bilang begitu? Tangannya menumpu di meja sementara badannya membungkuk. “Jangan terima kasih dulu Bu, soalnya ini belum apa-apa, nanti ndy kasi yang lebih dahsyat”, sahutku. “Aku sudah menduga semua itu soalnya aku perhatikan kamu sering nyari-nyari alasan menghadap saya.




















