Mendengar bujukan Pak Anton, membuat Sasha merasa tidak punya pilihan lain lagi.“Kapan… pak?!”
“Hm?!”
“Kapan… bapak mau menikahi saya?” tanya Sasha dengan terbata-bata. Bokep India Tentu saja ia amat bodoh apabila menyia-nyiakan kesempatan ini! “Jangan Pak… Saya malu…” pinta Sasha dengan pelan. Tanpa menunggu lebih lama, Pak Anton segera menyambut uluran tangan Sasha dan mereka berdua pun berjalan bergandengan kehadapan penghulu yang sudah berdiri didepan sebuah meja yang ditata untuk keperluan upacara itu. Mereka berdua hanya bisa berharap kalau disket itu tidak ditemukan oleh siapapun hingga diambil oleh Sasha esok harinya.Esoknya, Sasha segera berangkat ke kantornya pagi-pagi sekali dengan penuh kecemasan. Sesampainya dihadapan penghulu, kedua mempelai lalu berlutut didepan meja itu.Suasana hening kembali menyelimuti paviliun itu saat mereka mengheningkan cipta sejenak yang dilanjutkan dengan upacara pemberkatan kedua pengantin. Ayo masuk!” ujar Pak Anton tersenyum sambil membuka pintu mobilnya dan mempersilahkan Sasha dan Alyssa masuk.




















