“Mbak, jangan nyubit lagi Mbak, ampun Mbak..”, katau meminta belas kasihannya. Vidio Bokep “Daripada hidup menjanda, jadi istri muda yg sering ditinggal suami saja seperti ini saja sudah susah apalagi jadi janda kembang”, jawabnya mengeluh. Tiba-tiba aku merasakan sebuah rasa kesepian menyelinap masuk dalam hatiku padahal sejak lama aku terbiasa bepergian jauh seorang diri bahkan dengan jangka waktu yg lebih lama dari ini, tapi kali ini beda. Kulihat waktu masih menunjukkan pukul 3 pagi lebih sedikit. “Kamu jangan macam-macam, Zainal!”, ancamnya padaku yg lagi menikmati rokok. Pasti yg tertarik adalah golongan hantu-hantu, hehehe..”, gurauku merubah raut muka sedihnya menjadi kemarahan. Pikiranku berkecamuk soal pekerjaan yg akan kuhadapi sehari lagi dan sama sekali belum kusiapkan. Tangan kiriku yg bebas meremas kedua payudaranya bergantian.




















