Ida tertawa lepas sambil memandangiku.“nah, bibir lo udah nggak perjaka lagi.,, sapa dulu dong gurunya.” Ujar Ida sambil menepuk dadanya
“gila juga lo ya,.. Hari pernikahan kami berjalan lancar, yang kami berdua lakukan hanya tersenyum dan melambaikan tangan saja sepanjang hari, tidak seperti pasangan lainnya yang sangat antusias dengan perkawinannya kami berdua atau mungkin saya lebih tepatnya malah seolah-olah tidak perduli dengan apa yang terjadi dengan apa yang terjadi hari itu.Malam pertama kami bisa di bilang sangat aneh,tak ada hiasan pengantin, suasana yang harusnya romantis berubah menjadi sekaku es. Bokep Cina master banget deh kayaknya,.. Gimana?” balas ida. “kamu masih belum nerima kenyataan kalo kita udah nikah ya?” tanya Ida pelan,
“dulu sih iya,,,, tapi sekarang udah nggak,…abis kamu baik, cantik lagi” gombal ku
“ih gombal,.” Balas Ida, sambil mencubit pinggangku
“kalo aku sih pasrah aja ama orang tuaku mau di suruh apa juga, yang penting pekerjaanku




















